Home | Inspirasi | Tujuh Ciri Wanita Shalihah
http://hijabers.abatasa.com/

Tujuh Ciri Wanita Shalihah

 

Tinulis ID – Wanita merupakan perhiasan dunia yang allah ciptakan dari sebatang tulang rusuk seorang laki-laki, yang mana wanita adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia dan memiliki akhlak terpuji. Sehingga wanita bisa membangkitkan sebuah negara yang tentram dan sejahtera.

Semua muslimah tentunya ingin menjadi pribadi yang shalihah. Dengan hadirnya wanita shalihah hidup menjadi lebih indah, rumah tangga lebih harmonis dan tenteram. Berikut ini adalah tujuh ciri-ciri wanita shalihah, yaitu:

  • Mengimani Allah ta’ala sebagai Tuhannya, Muhammad sebagai Nabinya dan Islam sebagai agamanya. Ia cinta pada Allah ta’ala dan Rasul-Nya serta taat pada keduanya. Ketaatan tersebut membuat diri wanita itu berusaha menjauhi kemaksiatan.
  • Wanita yang bertakwa, khusyu’, rajin beribadah dan zuhud di dunia. Wanita shalihah mengerjakan kwajiban-kewajiban agama dengan konsisten, tidak berhenti melakukan amal shalih, menjauhi yang haram dan terlarang. Tanda-tanda keimanan terlihat jelas padanya, baik daalm perkataan, perbuatan maupun keyakinan. Ia amat takut pada murka Allah, siksa-Nya yang pedih akibat menentang perintah-Nya.
  • Wanita yang patuh pada orang tuanya, berbakti pada keduanya, mencari keridhaan mereka dan takut pada murka dari keduanya.
  • Wanita yang taat kepada suaminya, bersikap lembut kepadanya, menyayangi dan mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menyenangkan hatinya dengan cara tidak berbicara kasar dan tidak meninggikan suara di hadapan suami. Setia pada suami yang telah menjadi mitranya dalam kebaikan. Sang suami merasa nyaman dan tentram ketika berada di samping istri. Anggun saat suaminya menatap, bersih penampilan, bersih hati dan manis senyumannya. Jika suami meninggalkan rumah, wanita itu akan menjaga diri, harta dan anak-anaknya.
  • Wanita yang mendidik anak-anaknya untuk taat pada Allah. Mengajarkan akidah Islam dan menanamkan rasa cinta pada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhkan anak-anak itu dari maksiat kepada Allah.
  • Wanita yang menegakkan syariat Allah ta’ala dan perintah-perintah-Nya. Ia mengamalkan ilmu agama yang dimiliki dan mendakwahkannya.
  • Ketika mendapat musibah, wanita shalihah akan tetap tegar sepertii gunung yang kokoh. Musibah tak akan menggoyahkan imannya karena yang ia harapkan hanyalah pahala dari Allah ta’ala atas musibah yang menimpanya.

Kesempurnaan memang hanya milik Allah. Namun sebagai hamba-Nya yang beriman, setiap kita wajib untuk mendidik diri ke arah yang lebih baik. Pengetahuan akan ilmu agama dan pengamalannya bagi diri adalah suatu keharusan untuk dikerjakan. Sesulit apapun itu, mohonlah pada Allah untuk memudahkan prosesnya. Semoga keshalihan menjadi milik kita bersama.

Sumber Artikel:
Binti Abdullah, Nawal. 2003. Ciri-ciri Wanita Shalihah. Jakarta: An-Nadwah

About Mariana Puspa Sari

2 comments

  1. Taking the ovewiver, this post hits the spot