Home / Artikel / Tips Menghadapi Wawancara Kerja Bagi Para Introvert

Tips Menghadapi Wawancara Kerja Bagi Para Introvert

Tinulis ID – Salah satu tahap seleksi untuk mendapatkan pekerjaan adalah wawancara. Di tahap ini, kita mesti menunjukkan kepada pihak pewawancara bahwa kita pantas diterima pada posisi yang diinginkan. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi serta persuasif akan berperan penting dalam tahap wawancara kerja.

Masalahnya, bagi orang-orang berkepribadian introvert, tahap wawancara berpotensi menjadi mimpi buruk tersendiri dalam seleksi menuju dunia kerja.

Jika anda termasuk seorang introvert dan tengah mendapat kesempatan wawancara pekerjaan, ada baiknya anda simak tips berikut.

 

Yakinlah Bahwa Pewawancara Bukan Orang Asing Bagi Anda

Banyak anggapan bahwa para introvert kurang berminat dalam menanggapi lawan bicaranya. Hal tersebut biasanya ditandai dengan ketidakinginan mereka melakukan kontak mata ketika berbicara dengan orang yang belum dikenalnya.

Beda cerita jika para introvert sudah akrab dengan lawan bicaranya. Mereka akan lebih terbuka sehingga percakapan tampak lebih cair.

Maka dari itu, cobalah anggap pewawancara sebagai orang yang sudah sangat anda kenal. Sebagai contoh, anda bisa mencari kemiripan pewawancara dengan orang yang anda kenal, seperti teman lama, saudara, atau senior di waktu kuliah. Hal itu akan membuat anda tidak merasa asing lagi dengan pewawancara.

 

Bukan Kecepatan Menjawab yang Diinginkan, Tapi Kualitasnya

Para introvert umumnya memiliki kecenderungan tidak bisa menjawab pertanyaan dengan cepat. Seorang dengan kepribadian introvert biasanya selalu memikirkan secara matang mengenai apa yang akan dibicarakan. Karenanya, tidak heran apabila para introvert relatif membutuhkan waktu jeda ketika menjawab pertanyaan dari pewawancara.

Meski begitu, bukan berarti anda perlu mengubah sifat alamiah anda dalam menjawab pertanyaan wawancara. Pada dasarnya, kecepatan menjawab pertanyaan tidak berpengaruh apapun terhadap tingkat kecerdasan seseorang.

Jawaban yang berkualitas dan disertai argumentasi kuatlah yang dapat menggambarkan kompetensi seseorang. Jadi, jadilah diri anda sendiri ketika menjawab pertanyaan dan silakan ambil jeda waktu yang wajar.

Wawancara Merupakan Wadah untuk Berbagi Pengalaman, Bukan untuk Promosi

Dalam wawancara, kerap kali pewawancara menanyakan prestasi apa saja yang pernah dapatkan. Berbeda dengan kaum ekstrovert, kebanyakan introvert enggan menonjolkan kemampuan yang dimilikinya.

Jika keadaannya begini, anda perlu mengubah pola pikir bahwa ketika mendapat pertanyaan soal pencapaian prestasi, anda bukan sedang memamerkan diri, melainkan berbagi pengalaman.

Contoh, jika anda pernah menjadi ketua suatu organisasi, anda dapat menceritakan pengalaman dan pelajaran apa saja yang anda peroleh ketika menduduki posisi tersebut.

Intinya, lagi-lagi anda mesti menjadi diri sendiri ketika menghadapi wawancara kerja. Biarkan pewawancara sendiri yang mengetahui karakter anda. Niscaya anda akan sukses melalui tahap tersebut.

 

Sumber: Youtmanual.com

About Dimas Andi Shadewo

Check Also

Harga dan Spesifikasi Lengkap Smartphone Lenovo K6 Terbaru

Harga dan Spesifikasi Lengkap Smartphone Lenovo K6 Terbaru

Tinulis ID – Lenovo, produsen smartphone dari China semakin menunjukkan keeksisannya di dunia smartphone. Setelah …

2 comments

  1. wah, saya juga pendiam dari kecil sampai kuliah, untung bisa berubah sedikit demi sedikit

    saya bisa mempelajari ilmu ilmu yang telah di share oleh tinulis dot id ini

    • boleh, silahkan jika isi konten situs ini kreatif bisa dijadikan acuan. oiya boleh juga dipersilahkan untuk ikut kontribusi di situs ini loh.