Soekarno : Jadilah Blogger Berpengaruh!

152
SHARES
1.9k
VIEWS

Soekarno : Jadilah Blogger Berpengaruh! – Soekarno, mendengar nama Soekarno kita pasti teringat dengan sosok proklamator negeri ini. Seorang pejuang kemerdekaan yang mengantarkan Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan.

Adalah seorang Soekarno, lelaki yang dengan gagah beraninya tak gentar mengusir penjajah dari negeri tercinta. Dengan segenap perjuangannya pula, Soekarna menjadi salah satu sosok yang ditakuti oleh dunia.

Keteguhannya, sikapnya yang tegas dan tak main-main dalam perkara diplomatik, memberikan kesan bahwa Soekarno adalah pemimpin yang tangguh. Lebih dari itu, dari hiruk pikuknya antar Rusia dengan Amerika, Soekarno berani mengambil keputusan untuk tak membela keduanya. Sikap seperti ini sangat langka untuk ditemukan, kecuali oleh mereka yang mempunya jiwa kepemimpinan sejati.

Berkat kegigihannya dan karakter tangguh yang selalu identik dengan dirinya, Bung Karno (panggilan akrab Soekarno) juga menorehkan banyak sekali prestasi di penjuru dunia. Karena saking banyaknya, sampai-sampai nama dan fotonya sudah tidak asing lagi bagi manusia sejagad raya.

Sebagaimana yang diterbitkan di situs Bintang.com, Bung Karno berhasil menebar benih prestasi ke berbagai aspek, sekurang-kurangnya ada 5 hal yang bisa dijadikan bukti bahwa Bung Karno adalah seorang yang hebat.

Pertama, Tidak hanya di Indonesia, nama Soekarno juga telah diabadikan di beberapa negara di dunia. Di Rusia nama Soekarno diabadikan sebagai nama St. Petersburg. Nama Soekarno juga digunakan sebagai nama jalan di Ibu Kota Maroko. Di Pakistan tercatat ada dua jalan yang menggunakan nama Seokarno, yakni Soekarno Square Khyber Bazar di Peshawar, dan Soekarno Bazar di Lahore.

Kedua, Meski dicetak dalam jumlah terbatas, namun prangko Seokarno ternyata tidak hanya di buat di Indonesia. Ya, sebagai penghormatan untuk Seokarno pemerintah Kuba menerbitkan prangko dengan gambar Bung Karno dan Fidel Castro. Penerbitan prangko yang memiliki nilai historis dan patriotik pada 19 Juni 2008 lalu itu sekaligus untuk merayakan HUT ke-80 Fidel Castro.

Ketiga, Jauh sebelum Jokowi, Susilo Bambang Yudhoyono dan Soeharto, Soekarno telah lebih dulu menjadi cover majalah Time. Tak hanya sekali, Time dua kali menampilkan Soekarno di halaman depan, yakni pada edisii Desember 1946 dan Maret 1956. Dalam penerbitan pertamanya, majalah Time menyebut ‘Putra Sang Fajar’ sebagai orator yang ulung karena mampu meyakinkan dan mempengaruhi pendengarnya.

Keempat, Di Dunia Barat dan Timur Tengah Soekarno memiliki panggilan Ahmed Soekarno. Sehingga tidaklah heran jika menemukan nama jalan Ahmed Soekarno di Mesir. Penambahan nama Ahmed dimaksudkan untuk memperkuat nuansa keislaman, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat Timur Tengah.

Kelima, Tak hanya jago dalam bidang politik, Presiden Soekarno juga pandai memberikan gagasan dalam menciptakan bangunan-bangunan indah yang sekarang masih bisa dilihat, seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno, Monumen Nasional (Monas) yang merupakan monumen perjuangan para pahlawan, Masjid Istiqlal menjadi masjid terbesar di Asia tenggara dan masih banyak lagi.

Dari kelima fakta tersebut sudah cukup membuktikan bahwa Seokarno bukan hanya sekedar pemimpin, tapi ia adalah seorang pemimpin yang berpengaruh dan memiliki nilai jiwa estetika tinggi.

Dari sosok Soekarno kita memperoleh dua poin penting, yakni kekuatan pengaruh dan nilai estetika. Kedua poin tersebut sangatlah penting dalam dunia blogging, karena menjadi seorang blogger bukan hanya sekedar menulis dan optimasi, tapi juga bagaimana menyuntikkan nilai pengaruh dan estetika di setiap paragraf yang kita tulis.

Jika Soekarno dengan pidatonya mampu mempengaruhi jutaan pejuang Indonesia, maka seorang blogger harus bisa mempengaruhi seluruh bangsa Indonesia dengan bacaan cerdasnya. Jika Soekarno berhasil membangun Stadion Gelora Bung Karno dengan nilai estetikanya, maka seorang blogger juga harus berhasil melahirkan karya-karya indah melalui kalimat-kalimatnya.

BACA JUGA:

Sungguh kekuatan pengaruh adalah tinggi nilainya. Buat apa suatu karya jika tak mampu mempengaruhi satu orang pun, dan buat apa suatu karya jika membaca satu paragrafnya saja sudah cukup letih. Karenanya belajar menjadi seorang blogger yang berpengaruh lebih penting dari sekedar memenangkan lomba atau memburu Adsanse.

Seberapa penting nilai pengaruh bagi seorang blogger?

Jika harus dijelaskan lebih dalam, maka arah berkacanya pada filsuf kondang dari Yunani, yakni Socrates. Socrates adalah sosok penting dari besarnya pemikiran dua filsuf agung Yunani selanjutnya, yakni Plato dan Aristoteles. Berkat Socrates pula, murid-muridnya mampu mengantarkan manusia dari era mitos menuju logos.

Mari kita berkaca sejenak pada sosok Socrates dan belajar bagaimana dia berhasil memberikan pengaruh pada dunia melalui pemikiran-pemikirannya.

Socrates dikenal dengan sifat-sifat yang terpuji seperti keserhanaan, kejujuran, kesetiaan dan keramahan. Meskipun Socrates memiliki wajah yang buruk, namun ia dikenal sebagai sahabat yang menyenangkan, pandai bergaul dan suka humor. Tidak heran jika ia memiliki banyak teman, khususnya di kalangan pemuda.

Kecerdasan Socrates pun diakui secara jujur oleh lawannya. “Aku mengagumi Anda lebih dari semua orang yang aku kenal,” kata Protagoras, seorang tokoh Sofis yang paling terkemuka. Ia mengatakannya setelah dikalahkan Socrates dalam suatu perdebatan terbuka pada 435 SM yang membuat Socrates (saat itu berusia 34 tahun), makin terkenal di Athena.

Apa yang telah dilakukan oleh Socrates ternyata menimbulkan pengaruh besar. Ia senang berdiskusi di tempat-tempat umum, di keramaian, di pasar, di tempat pembuatan sepatu, pandai besi dan lain-lain.

Ia mempersoalkan apa yang menjadi pengetahuan dan kepercayaan yang dipegang oleh orang-orang saat itu, untuk kemudian ditinjau kembali secara kritis. Menurut Ronald Gross, Socrates telah memperkenalkan cara berpikir baru mengenai diri dan kehidupan kita.

Pertama, ia mendasarkan pada pemikiran dari pada unsur spiritual. Dari pada bertanya pada pendeta atau peramal sebagai panduan, Socrates menekankan penggunaan akal untuk memahami diri kita sendiri dan memecahkan masalah.

Kedua, Socrates mempertanyakan “kearifan konvensional” yang telah lazim dianut saat itu. Melalui diskusi yang sering ia lakukan, Socrates mempertanyakan apa itu cinta, keberanian, keadilan, persahabatan, dan hal-hal fundamental lainnya.

Orang akan menjawab dengan asumsi masing-masing. Lalu Socrates akan menanggapinya dengan pernyataan yang berlawanan sehingga membuat bingung lawan bicaranya, sampai pada akhirnya mereka meragukan pendapat mereka sendiri.

Ketiga, Socrates menjadikan diskusi atau dialog sebagai sarana pencarian. Hal ini karena kita memang saling membutuhkan satu sama lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai diri kita.

Kita perlu mengemukakan dan membela pemikiran kita serta mendengarkan bagaimana tanggapan orang lain. Sering kali kita tidak betul-betul menyadari apa sesungguhnya pemikiran dan pendapat kita sampai mendengar apa yang kita kemukakan sendiri. Barulah kita menyadari apa yang menjadi pemikiran kita tidak sepenuhnya benar dan untuk itu perlu diperbaiki.

Bagi generasi setelahnya, Socrates dikenal sebagai salah seorang filsuf dari dari Athena yang namanya selalu dihubungkan dengan dua filsuf terbesar Yunani, Plato dan Aristoteles. Ia menjadi pendahulu bagi mereka dan akan terus dikenang sebagai tokoh penting dalam sejarah filsafat Barat. Banyak ide-ide yang dikembangkan oleh Plato dan Aristoteles, bermula dari Socrates.

Socrates juga telah melakukan banyak perubahan revolusioner. “Dia adalah seorang revolusioner”, kata Morisson. Dia merevolusi metode intelektual dengan pencarian definisi suatu konsep secara teliti, seperti konsep keberanian dan keadilan.

Dia juga merevolusi nilai dengan berargumen bahwa apa yang paling membuat manusia bahagia bukanlah uang, popularitas atau kekuasaan, melainkan keadaan jiwa seseorang. Dia merevolusi etika dengan menekankan bahwa seseorang yang baik tidak akan merugikan orang lain. Ia juga merevolusioner spiritual yang tetap menjaga kepatuhan terhadap hukum.

BACA JUGA:

Di abad ke 20 Kierkegaard dan Nietzsche mengagumi Socrates. Henry Davis Thoreau, Mahatma Gandhi dan Martin Luther King menggemakan Socrates dalam ruang penjara mereka sebagai sumber inspirasi dan kekuatan mental. Di tengah kita pun Socrates dapat menjadi teman yang mengingatkan kita untuk berpikir kritis, mencari kebenaran dan menjadi menusia yang berbudi luhur.

Dengan segala pemikiran dan kiprahnya, Socrates berhasil memberikan pengaruh pada dunia. Padahal jika kita telisik lebih dalam, Socrates tak sama dengan filsuf-filsuf setelahnya. Jika Plato dan Aristoteles aktif menuangkan gagasan-gagasannya melalui tulisan, tapi Socrates tidak. Ketenaran namanya yang bisa kita rasakan saat ini adalah berkat karya-karya Plato dan Aristoteles.

Dari sini hal nilai besar yang bisa kita dapat adalah, bagaimana seorang blogger mampu memberikan pengaruh besar terhadap publik, bahkan peradabannya. Terbukti, peradaban Barat yang sekarang maju pesat adalah berkat karya-karya yang dilahirkan oleh filsuf tempo dulu.

Karenanya tak heran jika seorang Socrates ataupun Seokarno mampu menjadi orang berpengaruh di dunia, sebab mereka berpikir bukan hanya untuk dirinya sendiri, bukan pula untuk satu dua hari kedepan, tapi bagaimana menata kehidupan yang lebih baik.

Lantas apakah blogger juga bisa?

Sangat bisa. Jika di era Socrates dan Soekarno teknologi tak secanggih sekarang saja bisa, maka potensi untuk kesana terbuka lebar bagi kita. Beruntunglah seorang blogger yang menghabiskan hari-harinya untuk berbagi ide yang membangkitkan, mencerdaskan dan membangun. Karena dengan itu ia sama nilainya dengan menanamkan benih-benih perubahan pada dunia.

Terlalu kasihan mereka-mereka yang menghabiskan waktunya didepan layar, tapi tak satu pun tulisannya mampu menggerakkan hati pembacanya. Selesai dibaca, sepah dibuang, mungkin itu pepatah yang sesuai dengan mereka.

Artinya adalah, kita sebagai seorang blogger, berangkatlah dari hati untuk mencerdaskan sesama. Berikan ide-ide yang positif yang orientasinya membangun, bukan menghancurkan. So, jangan kira blogger tidak bisa bicara soal pengaruh, justru blogger adalah pengaruh di dua dunia. Jadilah blogger yang berpengaruh!

Next Post

Comments 3

  1. Alfian says:

    Ya ya ya..
    Seolah olah bung karno berkata seperti itu…

  2. Mas itu banyak yang typo antara soekarno dan seokarno harap diperbaiki

  3. Muhamad Ilyas says:

    Ini yang betul, soekarno atau seokarno gan? Maaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *