[Resensi] Novel Tentang Kamu

[Resensi] Novel Tentang Kamu

Tinulis ID – Hello Kawan Tinulis, kali ini admin mau mengulas sebuah novel “Tentang Kamu” karya  Tere Liye.
[Resensi] Novel Tentang Kamu
 

  • Sinopsis :
  • Ulasan :
  • Daftar Isi :

Novel Tentang Kamu

Siapa sih yang tak kenal dengan Tere Liye seorang penulis hebat, yang dimana novel-novel karya nya laris meledak di pasaran pencinta buku. Nah Novel yang satu ini yang berjudul “tentang kamu” dibilang novel yang cepet banget terbit setelah beliaumenerbitkan novel-novel lainnya, Penulis belum tentu bisa menulis novel secepat ini lho.

Apalagi kalau melihat  Tere Liye yang katanya masih  bekerja di bagian keuangan, bisa bayangin gak sih gimana mengatur waktu luangnya ? Salut banget pada beliau patut diacungin 4 jempol ^,^. :).

Nah, berikut kutipan sinopsisnya :

======================= 
“Tentang Kamu”
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,
itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.
Cinta memang tidak perlu ditemukan,
cintalah yang akan menemukan kita.
Terima Kasih. Nasihat lama itu benar sekali,
aku tidak akan menangis karena sesuatu telah
berakhir, tapi aku akan tersenyum karena
sesuatu itu pernah terjadi.
Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi.
Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir.
Maka biarlah hidupku mengalir seperti
sungai kehidupan. 
======================= 

Itulah Sinopsis dari novel karya  Tere Liye yang Berjudul “Tentang Kamu”, dari sinopsis  sudah kelihatan banget gregetnya apalagi isi bukunya. .. wah pasti menginspirasi nih. pikir “saya..”.

Novel  “Tentang Kamu” Karya Tere Liye
 
Sebelum mengulas isi dari novel “Tentang Kamu” ini, Ijinkan saya memaparkan sedikit pembukaan untuk novel ini.
Novel ini adalah terbitan Republika, jadi yang pasti ada unsur islaminya. Tokoh utama novel ini adalah muslim. Latar belakang tempat memakai beberapa banyak tempat gak cuma di indonesia tapi ada juga yang di luar negeri.
Novel ini di cetak dengan ketebalan 530 halaman dalam format dan layout standar buku novel yaitu 13.5 x 20.5 CM dengan berat 500 gr setara dengan 1/2 Kg dan novel ini dikemas dengan sampul softcover.

 
Baca Juga :  [Ulasan] Unforgettable Moments

Resensi Novel Tentang Kamu

Novel “Tentang Kamu” Memiliki banyak bagian yaitu beberapa bagian hingga terpisah menjadi beberapa BAB, dianataranya:
======================= 
 
Bab 1 : Thompson  & Co
Bab 2 : La Cerisaie Maison de Retraite
Bab 3 : Pulau Bungin
Bab 4 : La Golo
Bab 5 : Nugroho dan Rahayu
Bab 6 : Waktu Melesat Cepat
Bab 7 : Bulu Babi dan Tripang
Bab 8 : Kesabaran Tiada Batas
Bab 9 : Rumah Panggung
Bab 10 : Madrasah Kiai Ma’sum
Bab 11 : Tiga Sahabat Sejati
Bab 12 : Dengki yang Membakar Semuanya
Bab 13 : Pengkhianatan I
Bab 14 : Pasar Tanah Abang
Bab 15 : Pedagang Kaki Lima
Bab 16 : Rental Mobil & Sabun Mandi ‘Rahayu’
Bab 17 : Chaterine Kepala Pabrik
Bab 18 : Kembali Ke London
Bab 19 : Foto Lama di Kamar 602
Bab 20 : Keluarga Angkat
Bab 21 : Sopir Bus Rute 16
Bab 22 : Laki-laki Dari Turki
Bab 23 : Keraguan & Kepastian
Bab 24 : ‘Tentang Kamu’
Bab 25 : ‘Rahayu’ Pergi
Bab 26 : ‘Nugroho’ pergi
Bab 27 : Hakan Karim
Bab 28 : A & Z Law
Bab 29 : Ningrum & Murni
Bab 30 : Kota Paris
Bab 31 : Keliling Dunia & Surat Wasiat
Bab 32 : Pengkhianatan 2
Bab 33 : Epilog
Itulah, Daftar isi dari Novel “Tentang Kamu” yang jumlahnya ada 33 Bab yang berarti melambangkan angka Tasbih, Tahmidz dan Tahlill.
 ======================= 

Judul Buku

Penulis

Jumlah Halaman

Layout

Cover

Warna

Berat

ISBN

Penerbit

Harga

: Tentang Kamu

: Tere Liye

: 530 halaman

: 13.5 x 20.5 cm

: Softcover

: Black-white

: 500 gram

: 978-602-8022-34-7

: Rebuplika Publishing

: cek di www.bukurepublika.id

Novel ini mengambil latar belakang tempat di London, Paris,  Sumbawa, Surakarta, dan Jakarta. Dinahkodai oleh tokoh seorang pengacara asal Indonesia yang bekerja di Belgrave Square, London yang bernama Zaman Zulkarnaen. 

Ini adalah kasus pertamanya tentang warisan seorang wanita tua asal indonesia yang tinggal di panti jompo dekat menara eiffel bernama Sri Ningsih. Ia meninggalkan warisan 1% saham perusahaan besar yang nilainya sampai trilyunan kalau dirupiahkan namun ia tidak meninggalkan wasiat apapun. 

Di panti jompo itu, satu-satunya petunjuk yang didapat adalah diary  Sri Ningsih. Nah dari sinilah petualangan Zaman dimulai. Zaman akan mengikuti alur kehidupan Sri Ningsih ini dari pertama ia lahir di Sumbawa sampai akhirnya meninggal di Paris.

Dari cerita di atas saya menyimpulkan beberapa petik kalimat yang bisa kita ambil sebagai motivasi, pembelajaran dan pembekalan perjalanan yang panjang.


Pertama kesabaran

Kamu akan menyaksikan masa kecil Sri Ningsih yang penuh dengan keharuan. Settingnya adalah tahun 1946 sampai tahun 1960. Disini kamu akan menjelajahi Pulau Bungi yang ada di Sumbawa. Tidak jauh dengan kata pantai, perahu dan ikan. Nah, siap-siap nangis deh kalau sudah melewati fase ini. Kesabaran tiada batasnya? Apakah benar?

Kedua Persabatan

Kamu akan merasakan persahabatan indah yang berubah hanya karena kedengkian yang begitu dalam. Latar belakangnya adalah tahun 1961-1966 tahun dimana komunis sednag bergejolak. Agak kesel juga pas di bagian teman Sri yang mengkhianatinya.

Ketiga Keteguhan Hati

Nah pas bagian ini kamu akan ikutan termotivasi dengan semangat yang digambarkan Ningsih. Settingnya di Jakarta pada tahun 1967 sampai 1979. Tentang jatuh bangun bisnis dan inovasi. Ohya disini juga ada lho sejarah Jakarta tempoe doeloe seperti monas yang dikelilingi rumput-rumput, kerbau-kerbau yang berseliweran, ungkapan pedagang kaki lima, sewa kost 200 rupiah, dll. 

Mana pas bagian ini disinggung-singgung pula yang namanya ojek online, hehe. Nah, keteguhan hati Ningsih akan ditempa disini, karena disini ia akan belajar berbisnis hingga akhirnya memiliki  perusahaan.

Keempat Cinta

Ah ini dia yang ditunggu-tunggu. Pas disini senyum-senyum sendiri pas ngebayangin kisah cinta Sri dengan seorang pria keturunan Turki bernama Hakan. Sederhana tapi manis sekali. 

Pengorbanan suaminya baru terungkap di akihr Cerita ini dan ini benar-benar membuat air mata menetes sampai berhenti dulu bacanya, menenangkan hati dulu. hehe Ohya settingnya tahun 1980 sampai 1999 di London. Dan juga ini adalah bagian yang banyak menguras air mata dibanding bab lain. Banyak kesedihan disni. Hiks.

 

Kelima Tentang Memeluk Semua Rasa Sakit

Masuk kesini mulai deh tentram bacanya, karena Sri akhirnya bisa menerima dengan lapang segala kejadian yang menimpa dirinya. Fiuh~ jadi banyak-banyak merenung pas udah bagian ini. Dan disinilah diceritakan bagaiamana dari London tiba-tiba ke Paris dan akhirnya meninggal di Panti Jompo.

 

Bagaimana akhirnya?

Ya baca lah novelnya kalau diceritain detail banget mah ya gak seru. Gak dapet lagi nanti penasarannya. Tapi secara keseluruhan sih novel ini memang bercerita tentang kehidupan Sri Ningsih yang darinya kita akan mendapat banyak pelajaran. 

Tokoh Zaman disini itu ternyata hanya perantara saja euy.hehe Dikirain mah “Kamu” disini ada di tokoh Zaman namun ternyata ada di tokoh Sri. Walaupun memang disinggung juga kehidupan Zaman, namun tidak terlalu mendetail juga. hehe

Demikian ulasan Resensi Novel Tentang Kamu” cukup disni karena Buku novelnya mau di bawa lagi oleh temen saya. hee .. nanti saya lanjut jika saya sudah mempunyai buku novel ini.

Saya juga berencana mau membeli novel ini, malu minjem terus sama temen. hee 🙂

 
Source : Book Tere Liye, BukuRepublika.id

About Neng Ryh

76 comments

  1. Wah Ulasan yang sangat menarik nih, spertinya buku novel ini asyik deh di mana gan bila mau beli buku novel ini.?

  2. banyak mba tinggal pesen di republika, gramedia, dan toko -toko buku lainnya. banyak ko yang menyediakannya.

  3. Tere Liye itu cowok lho…. Masak dipanggil Mbak ?
    Sepertinya Anda kurang update tentang buku-buku best seller dan penulisnya

  4. butuh persiapan panjang untuk mengulas novel dgn seting dr masa bayi hingga meninggal, salut deh buat bang oji

  5. Mukhofas Al-Fikri

    isinya tidak sama dengan seri seri novel tere liye lainnya.

    ini sangat berbeda jauh

    settingnya di dalam dan luar negeri..

    saya pengen pinjam teman teman yang punya novel ini daripada harus beli hohoho..

    memang menarik resensinya

    dari awal kelahirannya punya saham 1% yg nilainya milyaran rupiah..

    tanya dong mas

    1. ceritakan sama aku lebih detil lagi ya hahaha..

  6. Coba ulas buku yang lain gan, yang artinya lebih menarik dan pastinya sesuai dengan keadaan

  7. bagus ini ceritanya, saya sudah pernah baca

  8. Akhmad Fachrudin

    Ini Novel yang terbaru yang bang?

  9. Bagus novelnya, udah baca sedikit

  10. DOWNLOAD BBM TRANSPARAN

    WAHHH…. bagus bagus.
    Istri saya penggemar Tere Liye , dia juga sering baca buku karangannya dan juga follow Instagramnya , artikel ini bagus

  11. makasih, aku suak dengan tere , selalu indah kata2nya

  12. Gan itu blog terbitan agan ya kok kya di ambil dri kisah nyata

  13. heee, afwan mba. emng sih saya jarang update apalagi lihat biografinya. saya kira cewe feminim banget sih namanya 🙂

  14. ini kan ulasan atau resensi buku mas. jadi mengulas sebuah buku.

  15. aku juga akhir2 ini suka dengan karya beliau . mmebuat diriku bnagkit nih untuk merubah

  16. Tere Liye, semua tentang buku Tere Liye pasti akan aku kunjungi karena dia adalah penggemarku. Ulasannya bagus.

  17. ah mas joko, haa persiapannya hanya pinjem buku dari temen nih 🙂

  18. jihahahaa mas mukhofas, saya juga dapet minjem bukunya,. nanti kalo dah punya novelnya tak bagi deh. insya allah ..

  19. suka baca buku apa saja mas donny.?

  20. mas sumael suka baca buku apa saja bisa di rekomenadasikan ke sini.

  21. yup novel yang terbaru. sudah lama sih launching nya.

  22. lanjutin bacanya mba. sangat menarik loh diakhir ceritanya.

  23. wah kebetulan banget yah,. follow instagram saya juga dong heee 🙂 @ojifaoji05

  24. wah mba burfika penggemar tere liye ya, siip dehh .. suka ngulas atau ngereview buku tidak. ?

  25. Iyaaa nih… malu donk minjem mulu… jgn kayak ane :v

    Btw keren abis bang oji kalo ngulas.. ada sekidit yg typo.. kayak itu.. :p

    Aq juga nangis paa baca buku ini..tapi pas kisah pertamanya..

  26. hee gak papa mba ren, yang penting ikhlas yang minjeminnya hahaaa..
    iya nih bener banyak yang typo tulisannya.

  27. Niat mau ngeresensi ini juga, niih min 😀

  28. Ichsan Yudha Pratama

    Keren juga nih buku, bisa jadi kado buat ultah pacar. Btw niat bgt bro, satu buku jd artikel. Hehhe good job !

  29. Benbasyar Eliyanoor

    Ulasannya keren bang bikin penasaran, apalagi bukunya ya..

  30. Bagus nih kayaknya bukunya. Buku tere liye kayaknya emang keren2 ya…

    Iyalah mas beli bukunya atuh sekalian buat koleksi…hehehe

  31. Baru baca 1 buku tere liye, yaitu PULANG. Masih lanjut 1 buku lagi yg blm selesai, RINDU kl ga salah judulnya. Maklum…. emak2, baca novel ga bisa sebentar, urusan domestik bnyk 🙂

    Di novel pulang tere liye sangat detail menggambarkan sesuatu (ini komentar anak sy yg SMP kls 7 yg jg lagi baca pulang. Yg bikin kita bisa berimajinasi ttg yg digambarkan.

    Kl novel tentang kamu ini, blm bs komen, soalnya blm baca 😀

    Thanks referensinya, utk bacaan selanjutnya

  32. Ulasannya menggunakan bahasa yang menarik, ringan, dan memotivasi untuk membaca buku ini. Penasaran mau baca tentang kamu.

  33. uiih..cakep
    ..nih bukunya…
    cover design nya elegant

  34. Wah menarik sekali, jadi ingin ikutan beli 🙂

  35. monggo silahkan mba, semoga resensinya lebih bagus dari yang punya saya 🙂

  36. beli dan baca bukunya bang 🙂

  37. terimakasih atas kritikan nya kk 🙂

  38. biasa saja sih padahal mah

  39. apalagi isi bukunya gan sangat menarik dan wih pokonya mah.

  40. heehee .. emng niat mas bro.. boleh tuh bro sangat bagus kalo kado ultah buku dan si pacar juga menyukai buku tersebut. eh btw pacarnya kenalin dong ! 🙂

  41. eh mba ersita .. iya mba selesaikan dulu buku yang sedang dibaca nanti lanjut lagi baca buku yang seri ini . 🙂

  42. jhaa,.. belom ada modal untuk beli nya mba vetty kalo mau ngasih saya terima dengan lapang dada 🙂

  43. monggo kk silahkan sudah tersebar dimana mana ko .:)

  44. chandra kurniawan

    Pas baca bagian "Kelima Tentang Memeluk Semua Rasa Sakit", Saat itu juga gue ngerasa kalo spoiler nya terlalu dalam 🙁
    Mungkin dalam resensi ini juga bisa ditambahkan, kalau novel ini memiliki rating tertinggi dibandingkan novel2 lain buatan bang tere liye, sumber ratingnya dari goodreads (jadi kalo ga percaya, cek aja di goodreads, hehehe)

  45. Abdulmansur Jihad

    Oke mantap saya juga penggemar tere liye
    Lain kalui beli bukunya bang
    Supaya saya bisa pinjam juga

  46. Tentang kamu?
    Aihhhh bagaimana dengan tentang aku?

    Aku terbawa menjadi sri ningsih yang meencintai tanpa henti.
    Walau hati tersakiti. Hingga cinta mempertemukan pada yang sejati.
    Aku terbawa menjadi hakan karim yang malu-malu mencintai, hingga cinta mempersatukan pada yang memang wajar dimiliki.

    Cukup mengenalmu,terimakasih dariku.

    Aihhh aku terbawa..
    Bertualang juga ke pulau bungin dengan kepadatan yang tersendiri di benakku.
    Aku terbawa ikut merasa duduk dalam kelas belajar bersama para sahabat di madrasah.
    Aku terbawa, saat berada dalam jatuh bangun membangun usaha.
    Aku terbawa,terikut sakit, terikut luka saat penghianat bertopeng senyum diwajah.
    Aku terbawa, dalam kisah hidup yang terus saja menjahit luka yang tak henti-henti ternganga.
    Aku terbawa, dalam perjuangan tanpa henti, tanpa kenal apa itu lelah,apa itu letih walau tangga putis asa di depan mata.
    Aku terbawa dalam kisah cinta yang sejati ..tak kenal apa itu rupa.. aku terbawa..
    Dalam cinta yang dibungkus rapi, dengan hanya sang Ilahi yang tahu pasti setiap jalan yang ia kehendakki..

    Khairunnisanyayu_

  47. Tentang kamu?
    Aihhhh bagaimana dengan tentang aku?

    Aku terbawa menjadi sri ningsih yang meencintai tanpa henti.
    Walau hati tersakiti. Hingga cinta mempertemukan pada yang sejati.
    Aku terbawa menjadi hakan karim yang malu-malu mencintai, hingga cinta mempersatukan pada yang memang wajar dimiliki.

    Cukup mengenalmu,terimakasih dariku.

    Aihhh aku terbawa..
    Bertualang juga ke pulau bungin dengan kepadatan yang tersendiri di benakku.
    Aku terbawa ikut merasa duduk dalam kelas belajar bersama para sahabat di madrasah.
    Aku terbawa, saat berada dalam jatuh bangun membangun usaha.
    Aku terbawa,terikut sakit, terikut luka saat penghianat bertopeng senyum diwajah.
    Aku terbawa, dalam kisah hidup yang terus saja menjahit luka yang tak henti-henti ternganga.
    Aku terbawa, dalam perjuangan tanpa henti, tanpa kenal apa itu lelah,apa itu letih walau tangga putis asa di depan mata.
    Aku terbawa dalam kisah cinta yang sejati ..tak kenal apa itu rupa.. aku terbawa..
    Dalam cinta yang dibungkus rapi, dengan hanya sang Ilahi yang tahu pasti setiap jalan yang ia kehendakki..

    Khairunnisanyayu_

  48. Tentang kamu?
    Aihhhh bagaimana dengan tentang aku?

    Aku terbawa menjadi sri ningsih yang meencintai tanpa henti.
    Walau hati tersakiti. Hingga cinta mempertemukan pada yang sejati.
    Aku terbawa menjadi hakan karim yang malu-malu mencintai, hingga cinta mempersatukan pada yang memang wajar dimiliki.

    Cukup mengenalmu,terimakasih dariku.

    Aihhh aku terbawa..
    Bertualang juga ke pulau bungin dengan kepadatan yang tersendiri di benakku.
    Aku terbawa ikut merasa duduk dalam kelas belajar bersama para sahabat di madrasah.
    Aku terbawa, saat berada dalam jatuh bangun membangun usaha.
    Aku terbawa,terikut sakit, terikut luka saat penghianat bertopeng senyum diwajah.
    Aku terbawa, dalam kisah hidup yang terus saja menjahit luka yang tak henti-henti ternganga.
    Aku terbawa, dalam perjuangan tanpa henti, tanpa kenal apa itu lelah,apa itu letih walau tangga putis asa di depan mata.
    Aku terbawa dalam kisah cinta yang sejati ..tak kenal apa itu rupa.. aku terbawa..
    Dalam cinta yang dibungkus rapi, dengan hanya sang Ilahi yang tahu pasti setiap jalan yang ia kehendakki..

    Khairunnisanyayu_

  49. Tentang kamu?
    Aihhhh bagaimana dengan tentang aku?

    Aku terbawa menjadi sri ningsih yang meencintai tanpa henti.
    Walau hati tersakiti. Hingga cinta mempertemukan pada yang sejati.
    Aku terbawa menjadi hakan karim yang malu-malu mencintai, hingga cinta mempersatukan pada yang memang wajar dimiliki.

    Cukup mengenalmu,terimakasih dariku.

    Aihhh aku terbawa..
    Bertualang juga ke pulau bungin dengan kepadatan yang tersendiri di benakku.
    Aku terbawa ikut merasa duduk dalam kelas belajar bersama para sahabat di madrasah.
    Aku terbawa, saat berada dalam jatuh bangun membangun usaha.
    Aku terbawa,terikut sakit, terikut luka saat penghianat bertopeng senyum diwajah.
    Aku terbawa, dalam kisah hidup yang terus saja menjahit luka yang tak henti-henti ternganga.
    Aku terbawa, dalam perjuangan tanpa henti, tanpa kenal apa itu lelah,apa itu letih walau tangga putis asa di depan mata.
    Aku terbawa dalam kisah cinta yang sejati ..tak kenal apa itu rupa.. aku terbawa..
    Dalam cinta yang dibungkus rapi, dengan hanya sang Ilahi yang tahu pasti setiap jalan yang ia kehendakki..

    Khairunnisanyayu_