Home | Artikel | Peranan Pemuda Dalam Membangun Desa

Peranan Pemuda Dalam Membangun Desa

Tinulis IDPeranan Pemuda Dalam Membangun Desa. MENARIK, Satu kata untuk mengungkapkan pembangunan sebuah desa. Karena, desa adalah harapan kemajuan sebuah bangsa. Paradigma selama ini yang menganggap masyarakat desa adalah tertinggal, dan untuk sukses haruslah merantau ke kota besar.  Paradigma tersebut harus segera ditinggalkan. Oleh karena itu membangun sebuah desa adalah harga mati yang harus segera direalisasikan.

Semua elemen desa beserta masyarakat harus bersama-sama mewujudkan pembangunan desa yang arif dan bijaksana. Potensi desa yang tepat untuk menjadi penggerak desa adalah pemuda. Pemuda adalah peradaban sebuah bangsa. Untuk membangun sebuah peradaban, sudah saatnya pemuda menjadi lokomotif perubahan itu, agar menjadi bangsa yang madani.

Maka tidaklah heran jika Bung Karno sang plokamator menempatkan pemuda pada garda terdepan. Dengan sebuah kalimat yang pasti kita sudah pernah mendengar ataupun melihatnya.

“Berikanlah aku 1000 orang tua, maka akan aku cabut gunung Semeru, dan berikanlah aku 10 pemuda , maka akan aku guncang dunia,” kata beliau kala itu.

Kemajuan sebuah desa sulit dilepaskan dari keberadaan para pemudanya. Pemuda adalah aset masa depan. Pemuda adalah sumber energi atau kekuatan terbangunnya sebuah peradaban desa. Perannya sangat dibutuhkan guna melejitkan dinamika kehidupan desa.

Kata-kata tersebut bukan merupakan ungkapan yang tiada makna. Pujian-pujian Bung Karno terhadap para pemuda sangat bernada optimis. Dan telah mengindikasikan bahwa pemuda memiliki kelebihan tersendiri.

Namun, nada optimisme tersebut tampak mulai sumbang. Pemuda yang diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan bangsa, justru melakukan tindakan yang jauh dari leluhur nenek moyang. Terkubang dalam godaan pergaulan bebas, yang menjurus pada seks bebas, narkoba dan sejenisnya, tawuran, dan tindakan yang kurang membangun. Dengan kata lain, para pemuda tidak jarang dipandang sebagai perusak tatanan hidup bermasyarakat.

Dalam membangun sebuah desa, tugas pemuda tidaklah gampang. Karena permasalahan desa yang begitu kompleks, pemuda harus mampu menciptakan formula yang tepat.  Ramuan formula ini, berguna agar semangat perubahan dalam membangun desa tidak terbentur dengan kultur dan adat istiadat desa. Bukan tidak mungkin, ada miss persepsi cita-cita antara kaum tua dan pemuda desa itu sendiri. Seperti Bung Karno kala menentukan proklamasi kemerdekaan.

Menjadi penggerak desa, pemuda harus mampu bersinergi dan bekerja sama. Hal itu tidaklah mudah, karena membutuhkan komitmen yang kuat sebuah kebersamaan yang produktif. Bukan hanya istilah “makan nggak makan kumpul”. Akan tetapi lebih dari itu untuk sebuah cita-cita yang luhur.

Membangun desa sebagai langkah awal membangun sebuah peradaban negara. Membentuk dan nguri-uri  organisasi adalah keniscayaan. Karena dengan organisasi, pemuda akan memiliki kendaraan dalam memperjuangkan program-program pembangunan desa. Organisasi pemuda desa sebagai wahana pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu dan terarah mendesak digalakkan.

Perangkat desa selama ini berkesan kurang kuasa dalam melakukan terobosan-terobosan baru, dalam memajukan desanya melalui organisasi pemuda desa. Lebih dari itu, keterlibatan pemuda desa yang tergerakkan dalam organisasi, akan menjadi kekuatan tak terpatahkan. Mereka mampu menjadi perangsang bagi program kerja yang telah dirumuskan oleh perangkat desa.

Atas dasar itu, pemuda terdidik haruslah menjadi garda terdepan. Dia harus menjadi satria pelopor perubahan desa. Ia juga yang mesti menjadi teladan bagi para pemuda yang secara pendidikan terbilang rendah. Ketika pemuda yang berpendidikan lebih tinggi dan berpendidikan rendah berkumpul, akan terjadi gesekan pembaharuan yang sangat bermanfaaat.

Mereka tidak akan menyerah begitu saja. Pemuda memiliki idealisme yang kuat dalam pembangunan desanya.  Membentuk dan nguri-uri organisasi bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan semangat persatuan, agar saling bahu membahu memajukan organisasi. Dilain sisi, dengan berorganisasi pemuda akan ada masalah baru. Seperti, pengakuan dan eksistensi oleh masyarakat, terarahnya kegiatan yang masif dan bukan kegiatan hura-hura semata, dan pendanaan organisasi sehingga mencukupi kebutuhan organisasi dalam menjalankan programnya.

Untuk itu, perlu adanya langkah-langkah yang bisa diambil dalam rangka memperkokoh perjuangan pemuda dalam membangun desa, antara lain :

Bersinergi dengan para sesepuh desa dan perangkat desa. Hal ini sangatlah perlu karena dalam sebuah desa sudah ada tatanan dan perundang-undangan baik yang tertulis maupunyang tidak tertulis.

  • Keterlibatan perangkat desa. Hal ini diperlukan karena menjadi cambuk penyemangat tersendiri bagi pemuda.
  • Membentuk dan atau menghidupkan organisasi yang ada. Organisasi berbeda dengan komunitas. Komunitas sewaktu-waktu bisa bubar. Organisasi mempunyai sistem manajerial dan administrasi serta kegiatan yang terarah dan terevaluasi.
  • Pengakuan dari masyarakat juga diperlukan. Organisasi yang baik harus jelas, terdaftar dan dikenal oleh masyarakat.
  • Memperkuat unsur pendanaan organisasi. Disamping semangat membangun, pendanaan merupakan ruh yang menggerakkan roda organisasi. Dana dapat diperoleh dari mana saja selagi baik dan tidak merugikan orang/pihak lain serta yang diperbolehkan oleh aturan agama dan negara.

Untuk mewujudkan semua itu, pemuda atau organisasi pemuda harus mampu membuat peta jalan (Road Map), semacam grand desain. Agar program pembangunan desa oleh pemuda dapat berjalan maksimal dan bermanfaat buat masyarakat. Dan yang terpenting , dapat merangkul semua elemen desa untuk berjuang bersama pemuda membangun desa itu sendiri. Karena pemuda tidak akan mampu berjalan sendiri.

Tim penggerak pembangunan desa harus mampu membuat program-program. Dan berdasarkan pada permasalahan yang ada, membuat konsep, serta mencari solusi yang telah ditentukan bersama. Program-program harus terarah, terukur, dan transparan.

Desa yang maju adalah harapan semua masyarakat. Desa madani adalah awal peradaban bangsa yang madani. Maka pemuda adalah harapan sebuah kemajuan desa dan bangsa pada umumnya.

About Fajar Pujianto