Home | Artikel | 6 Meteorit Besar ini Pernah Jatuh ke Bumi

6 Meteorit Besar ini Pernah Jatuh ke Bumi

Tinulis ID – Meski dilindungi oleh atmosfer berlapis-lapis, bumi tidak sepenuhnya aman dari serangan benda-benda antariksa, seperti meteor.

Sewaktu-waktu ada beberapa benda berbentuk batu dari luar angkasa yang berhasil jatuh ke permukaan bumi. Kitapun menyebut batuan tersebut dengan istilah meteorit.

Lantas, apa saja meteorit berukuran besar yang pernah tercatat jatuh ke permukaan bumi?

  1. Hoba

Meteorit Hoba

Hoba merupakan meteorit terbesar yang berhasil ditemukan di bumi, tepatnya di Namibia. Berat Hoba mencapai 60 ton dan ukurannya sekitar 6,5 meter persegi. Sejak menghantam bumi sekitar 80.000 tahun yang lalu, Hoba tidak pernah dipindahkan dari lokasi awalnya. Hoba kini masih menyisakan misteri, sebab meteorit tersebut tidak meninggalkan jejak berupa terbentuknya kawah.

  1. El Chaco

Meteorit El Chaco

Meteorit terbesar kedua yang pernah jatuh ke bumi adalah El Chaco dengan berat mencapai 37 ton. Jatuhnya El Chaco di Argentina menyebabkan terciptanya kawah dengan luas 60 km persegi. El Chaco diduga berasal dari hujan meteor yang terjadi sekitar 4.000 atau 5.000 tahun silam.

  1. Bacuburito

Meteorit Bacuburito

Meteorit yang satu ini ditemukan oleh Gilbert Ellis Bailey, seorang arkeolog, di dekat kota Sinaloa de Leyva, Meksiko. Dengan berat sekitar 24 ton, Bacuburito menjadi meteorit terbesar yang pernah menghantam Meksiko. Meteorit tersebut sebagian besar terbuat dari besi. Meteorit yang memiliki panjang mencapai 4,2 meter tersebut menjadi objek wisata di Gedung Centro de Ciancias de Sinaloa.

4. Mbozi

Meteorit Mbozi

Meteorit ini tercatat ditemukan di Tanzania pada tahun 1930. Awalnya, Mbozi terkubur di dalam tanah sebelum berhasil ditemukan. Bobot Mbozi diperkirakan mencapai 25 ton. Sebagian masyarakat Tanzania menyakralkan meteorit tersebut. Sama seperti Hoba, tidak ada kawah sebagai akibat jatuhnya Mbozi.

5. Cape York

Meteorit Cape York

Cape York jatuh ke bumi sekitar 10.000 tahun yang lalu di dekat perkampungan suku Inuit, Greenland. Meski begitu, meteorit tersebut baru benar-benar ditemukan pada tahun 1993. Cape York memiliki berat mencapai 20 ton. Saat ini, Museum Geologi di Universitas Copenhagen, Denmark, menjadi lokasi Cape York berada.

  1. Willamete

Meteorit Willamete

Willamete merupakan meteorit yang ditemukan oleh Ellis Hughes pada tahun 1902 di Amerika Serikat. Berat meteorit tersebut sekitar 15,5 ton dan memiliki ukuran sekitar 7,8 meter persegi. Pada tahun 1906, Willamete disimpan di Gedung American Museum of Natural HistoryMuseum.

 

Sumber: National Geographic Indonesia

About Dimas Andi Shadewo