Home | Artikel | Cara Menulis Bibliografi

Cara Menulis Bibliografi

Tinulis ID – Bibliografi berasal dari bahasa yunani, bibliographia yang artinya merpakan penulisan buku, digunakan pada sbeuah buku praktik, buku studis akademis, benda budaya, secara keseluruhan bibliografi ini tak peduli dengan isi buku sastra, tetapi lebih ke “bookness” buku.

Jikalau anda sering membaca buku pastinya anda pernah mendengar atau mellihat tulisan daftar pustaka kan? nah daftar pustaka ini pun disebut dengan bibliografi. Dengan adanya bibliografi kita jadi lebih yakin pada buku yang kita baca, karena terdapat sumber refrensi dalam penulisanya, selain itu kita pun bsia lebih meninjau lagi serta menelusuri lebih lanjut perihal penelitian atau tulisan dari seorang untuk menambah wawasan kita.

Untuk waktu ini ada aneka macam macam format yang biasanya digunakan dalam penulisa bibliografi atau daftar pustaka, misalnya merupakan format MLA (Modern Language Association) ada pun format lain yaitu APA (American Psychological Association) selain dari format diatas, ada pun frmat lainya yang lebih khusus pada bidang tertentu misalnya adlaah kedokteran, kimia, biologi, serta hukum.

Lalu bagaimana cara menulis blibiografi? Bagi anda yang sedang menjalani tugas akhir kuliah, pastinya anda diharuskan membuat sebuah skripsi atau tesis, nah dalam sebuah skripsi atau tesis ini anda mesti memberikan bibliografi atau daftar pustaka di dalamnya. bagi anda yang masih belum paham bagaimana cara membuat bibliografi, silahkan anda simak tutorialnya di bawah ini.

  1. Bibliografi ini ditulis serta disusun urut secara abjad pengarang, tanpa memakai nomor urut dengan baris pertama lurus samping, bila ada baris kedua, tuisan jadi menjorok lima huruf.
  2. Nama Judul buku dicetak secara miring
  3. Jarak antar bibliorafi menggunakan spasi 1,5, serta jarak baris bibliografi menggunakan spasi 1
  4. Jikalau terdapat nama penulis yang lebih dari satu maka unsur surename (lebih merujuk ke nama marga atau nama keluarga) diletakan di depan, kemudian diikuti dengan tanda koma, sementara unsur lainya diletakan pada seterusnya.
  5. Jikalau penulis merupakan sebuah organisasi atau lembaga, maka nama-nama itu yang dipakai untuk menggantikan nama orang
  6. Jikalau tak terdapat angka tahun, maka anda beri singkatan t.th (tanpa angka tahun)
  7. Jikalau penulsi terdiri dari 2 penulis atau elbih maka nama penulis utama yang disesuaikan dengan aturan penulisan, sedangkan nama penuli berikutnya di susu pada seterusnya, memakai kata hubung “dan”

Nah itulah beberapa cara untuk menulis bibliografi dengan benar, semoga bermanfaaat, serta selamat mencoba. Semoga dengan membaca artikel ini anda dapat menulis bibliografi dengan mudah serta pun benar pastinya.

About Tinulis ID

Co-Founder Tinulis ID yang memiliki segudang inspirasi yang terpendam