Home / Artikel / Boleh Saja Menjadi Workaholic, Asalkan Tetap Hidup Sehat

Boleh Saja Menjadi Workaholic, Asalkan Tetap Hidup Sehat

Tinulis ID – Pernah mendengar istilah workaholic? Yup, Istilah tersebut merupakan gaya hidup bagi seseorang yang selalu mementingkan urusan pekerjaaan. Di era globalisasi, fenomena workaholic sudah bukan hal yang asing lagi terjadi, terutama di kota-kota besar.

Tuntutan profesi yang tinggi membuat beberapa orang workaholic bekerja hingga belasan jam dalam sehari. Mereka juga terkadang memiliki siklus hidup yang berbeda dengan orang normal, seperti tidur di siang hari dan bekerja di malam hari.

Menjadi seorang workaholic mungkin memiliki nilai prestise tersendiri, sebab seringkali orang yang hidup seperti itu dianggap sebagai pekerja keras. Meski begitu, gaya hidup tersebut tetap memiliki konsekuensi terhadap kesehatan.

Pada dasarnya, aktivitas pekerjaan apapun dengan intensitas tinggi tentu sangat melelahkan. Bagi para workaholic, aktivitas bekerja memaksa tubuh serta mental mereka untuk selalu aktif.

Hal itu terkadang membuat mereka lupa terhadap pentingnya waktu istirahat sehingga meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit.

Penelitian dari International Agency for Research on Cancer (IARC) dari WHO menunjukkan bahwa aktivitas bekerja pada malam hari dapat mengganggu sistem kerja tubuh yang berdampak pada timbulnya penyakit berbahaya, contohnya kanker.

Selain kanker, gaya hidup workaholic juga mampu meningkatkan risiko serangan jantung koroner dan stroke.

Jika anda memang seorang workaholic, tidak perlu cemas terhadap beberapa dampak negatif tersebut. Yang mesti anda lakukan adalah tetap jalani gaya hidup sehat meski di tengah tuntutan kerja tinggi. Berikut ini adalah sejumlah tips yang perlu anda perhatikan:

Makan Makanan Sehat dan Rajin Berolahraga

Salah satu dampak dari kebiasaan bekerja di malam hari adalah meningkatnya risiko kegemukan dan sindrom metabolisme.

Untuk itu, anda perlu mengubah pola makan sehari-hari. Pastikan pula makanan yang anda konsumsi memiliki kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, olahragalah secara teratur. Cukup dengan sekadar olahraga ringan seperti melakukan gerakan stretching, tubuh anda akan menjadi lebih rileks.

Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa tidur siang dalam waktu 20-30 menit mampu mengembalikan energi sekaligus membuat anda terjaga pada malam hari.

Apabila anda biasa bekerja di malam hari, anda dapat memperbanyak waktu tidur sekitar 7-8 jam pada siang hari.

Konsultasi dengan Dokter

Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter. Pada dasarnya, dokter dapat membantu anda mengatasi berbagai dampak dari gaya hidup workaholic, seperti mengantuk atau sebaliknya sulit tidur.

Dokter juga mampu mengawasi gejala-gejala penyakit berbahaya seperti diabetes, kanker, dan serangan jantung.

Demikian artikel tentang Boleh Saja Menjadi Workaholic, Asalkan Tetap Hidup Sehat Semoga tips-tips tadi bermanfaat. Jadilah pekerja yang cerdas!

Sumber: Tabloid BOLA

 

About Dimas Andi Shadewo

Check Also

Harga dan Spesifikasi Lengkap Smartphone Lenovo K6 Terbaru

Harga dan Spesifikasi Lengkap Smartphone Lenovo K6 Terbaru

Tinulis ID – Lenovo, produsen smartphone dari China semakin menunjukkan keeksisannya di dunia smartphone. Setelah …

One comment

  1. Hello buddy is see you aren’t making money on you website.
    You can earn a lot using one simple method, search
    on youtube: how to make money online reselling seoclerks