Media Informasi Terkini

Kenali Gejala Sakit Tenggorokan Pada Anak

148

 

Tinulis ID – Nyeri tenggorokan yang biasa dialami dan dikeluhkan orang dewasa belum bisa diungkapkan oleh anak balita, apalagi yang belum pandai bicara. Maka istilah “tenggorokan berwarna merah” yang identik dengan “radang tenggrokan”ditafsirkan sebagai nyeri tenggorokan (sore throat). Padahal belum tentu serupa.

Tenggorokan manusia memang berwarna merah karena dipenuhi oleh pembuluh darah. Namun pada keadaan infeksi warnanya akan semakin merah.

Infeksi itu bisa disebabkan oleh virus atau bakteri. Jika virus yang menjadi penyebab infeksi, manusia tidak membutuhkan antibiotik. Akan tetapi, ketika bakteri yang menjadi penyebabnya, barulah antibiotik itu dibutuhkan.

Bakteri penyebab tersering “radang tenggorokan” adalah Streptococcus beta hemolyticus grup A, sehingga penyakit ni dikenal dengan sebutan strep throat. Maka bisa disimpulkan sebagian kecil penyebab nyeri tenggorokan (sore throat) adalah strep throat dan tidak bisa dibalik. Penyebab sore throat sudah pasti strep throat.

Hanya 20-35% kasus sore throat yang disebabkan oleh infeksi virus, alergi , dan iritasi (termasuk paparan asap rokok). Kelompok usia yang sering mengalami strep throat adalah usia sekolah (5-15 tahun). Untuk anak usia di bawah 3 tahun, kecurigaan strep throat sangatlah kecil.

Baca Juga :  Harga Handphone Asus Zenfone 2 Laser Turun Tinggal 1 Jutaan, Kenali Dulu Keunggulannya!

Pengobatan sore throat tertentu tergantung penyebabnya. Infeksi virus akan sembuh dengan sendirinya. Alergi harus dikenali pencetusnya sehingga bisa dihindari begitu pula dengan paparan asap rokok.

Jika jelas penyebabnya strep throat, maka pengobatannya adalah dengan antibiotik. Gejalanya adalah:

  • Tenggorokan mejadi lebih merah disertai denga amandel (tonsil) yang membesar serta kadang dijumpai adanya nanah,
  • Kelengjar getah bening leher di bagan depan juga teraba bengkak,
  • Kadang didapatkan bintk-bintik merah kecil di langit-langit mulut,
  • Bisa muncul ruam-ruam merah di sekujur tubuh yang teraba seperti kertas amplas.

Dua gejala pertama masuk ke dalam kriteria centor score yang dibuat untuk memudahkan dokter menentukan seseorang menderita strep throat atau tidak sehingga bisa ditentukan perlunya pemberian antibiotik atau tidak.

Baca Juga :  Saudi Trade-Off: More Social Freedom, No Political Dissent

Kemungkinan strep throat menjadi makin kecil ketika tenggorokan berwarna merah dengan sore throat disertai batuk dan pilek.

Dari semua gejala yang ada alangkah lebih bijak jika para orang tua tidak mengesampingkan pertolongan dari tenaga medis. Penanganan yang cepat dan tepat akan membuat keceriaan si kecil segera pulih kembali.

Semoga artikel tentang Kenali Gejala Sakit Tenggorokan Pada Anak, bisa bermanfaat bagi para ibu dalam meperhatikan sibuah hatinya.

 

Sumber Artikel: Majalah Ummi No. 4 XXVII April 2013 1436 H.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More