Beranda Artikel Memahami BlogWalking Sebagai Spiritualisme

Memahami BlogWalking Sebagai Spiritualisme

75
3
BERBAGI

Memahami BlogWalking Sebagai Spiritualisme – Siapa sangka BlogWalking bisa mengantarkan seorang blogger ke surga. Seorang filsuf lulusan Frankfurt pernah mengatakan “Seorang pembelajar filsafat tidak hanya melihat apa yang nampak, melainkan mampu melihat dibalik yang nampak”.

Pesan bijak ini secara gamblang memberikan pesan pada kita bahwa selalu ada pesan di balik sesuatu yang nampak. Apa pun yang diterima oleh indra akan ada pesan yang tersirat didalamnya, salah satunya adalah blogwalking.

BlogWalking menjadi salah satu hal wajib bagi seorang blogger. Sikap saling kunjung-mengunjungi adalah sejumlah kegiatan yang berlandaskan simbiosis mutualisme. Keduanya sama-sama menguntungkan. Yang satu dapat pengunjung plus komen, dan yang satunya juga demikian.

Lalu apa relevansinya blogwalking dengan surga Kak Halfi?

Setidaknya ada 3 hal yang akan mengantarkan seorang blogger ke surga.

Pertama, Blogwalking 11 12 dengan silaturrahim.

Siapa yang tidak suka dengan silaturrahim? Sebuah jalinan cinta kasih yang terbingkai dengan persaudaraan. Dengan persaudaraan seseorang lebih luas rizkinya, dengan persaudaraan seseorang lebih ringan masalahnya. Sebab silaturrahim tak ubahnya dengan blogwalking, keduanya sama-sama berlandaskan prinsip simbiosis mutualisme.

BACA JUGA:

Nilai saling menguntungkan satu sama lain dalam silaturrahim juga tersemat dalam blogwalking. Jika dalam silaturrahim seseorang akan diluaskan rizkinya, diperpanjang usianya dan juga ditenangkan hatinya, maka dalam blogwalking seorang blogger akan dibuka pundi-pundi Dollarnya, dimanfaatkan websitenya, dan juga dimeriahkan websitenya.

Kedua, blogwalking adalah sumber pembuktian bahwa kita manusia.

Wah kenapa bisa demikian? Secara esensial seorang manusia tidak akan disebut manusia manakala ia tidak memiliki nilai kemanusiaan. Nilai kemanusiaan itu adalah memanusiakan manusia.

Artinya adalah selama jiwa kemanusiaannya masih ada, manusia bisa disebut manusia. Dari sinilah relevansi kenapa blogwalking adalah ajang pembuktian kemanusiaan kita. Berangkat dari sikap saling membantu, saling memudahkan, dan saling membahagiakan, kita akan menjadi manusia yang memanusiakan manusia.

Justru dengan sikap acuh tak acuh, egois, individualisme, dan enggan membantu, kita jauh dari kemanusiaan. Dan kesemua ini ada dalam blogwalking. Dengan dasar blogwalking kita bisa saling membantu, saling memudahkan, dan juga saling mengantarkan pada kesuksesan blogger.

Sungguh blogwalking adalah ladang kemanusiaan, ladang dimana kita mampu memperoleh sejuta kebaikan hanya dengan beberapa klik dan komentar. Tidak hanya itu, selain kebaikan seorang blogger juga akan menambah persaudaraan, menambah relasi atau bahkan keluarga.

BACA JUGA:

Ketiga, Saling Belajar Mengajar

Lagi-lagi ini yang paling penting. Dengan blogwalking seorang blogger bisa saling belajar dan mengajar. Kegiatan blogwalking yang cerdas adalah mereka yang membaca sebelum berkomentar. Mereka mencermati sebelum menanggap. Dan mereka yang menilai sebelum menyebarkan.

Dengan sikap demikian, kita bisa belajar dan mengajar. Satu sisi kita memperoleh ilmu, disisi lain kita juga berbagi ilmu. Dari sinilah pundi-pundi kebaikan akan mengalir. Dimana dengan kebaikan tersebut seorang blogger akan diperlicin jalannya menuju surga.

Hampir tidak ada manusia yang mencela kegiatan belajar mengajar, karena itu adalah kodrat manusia. Dengan belajar manusia lebih bijak, dengan mengajar manusia akan lebih bernilai dihadapan yang lain. Bukankah ilmu tanpa amal bagai pohon tanpa buah?

Sebuah kata bijak disampaikan,”Sebaik-baik kalian adalah yang mau belajar, dan sebaik-baik orang yang belajar adalah ia yang mengajarkan.” Sungguh lengkap rasanya jika kita mampu mamahami blogwalking secara lebih mendalam. Blogwalking tidak hanya sekedar klik dan komen, tapi blogwalking adalah jalan menuju surga. Suatu jalan yang didalamnya ada persaudaraan, kemanusiaan dan juga pembelajaran.

Beruntunglah bagi mereka yang cerdas dalam blogwalking. Salam kenal dari Mas Halfi, Artikel ini pernah saya muat di Vrigo

3 KOMENTAR

  1. Iya betul, setuju sekali dengan pernyataan-pernyataan yang dipaparkan. Kadang, kita suka egois, menang sendiri, sombong nggak mau berkunjung ke blog teman yang lain, tapi maunya dikunjungi aja.
    Oh ya, saya juga suka nulis, mungkin bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung ke peramurasa.blogspot.com ya 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here