Home | Artikel | Manfaat Resensi atau Review Buku

Manfaat Resensi atau Review Buku

Tinulis ID – Di dalam kamus besar bahasa Indonesia online kata resensi memiliki arti pertimbangan atau pembicaraan tentang buku. Biasanya di dalam resensi terdapat saran tentang kelebihan dan kekurangan buku tersebut. Banyak sekali manfaat yang di dapatkan ketika melakukan resensi buku. Manfaatnya dapat dirasakan oleh si peresensi buku, penulis buku, penerbit buku dan juga masyarat atau lebih spesifik lagi disebut para pembaca. Kita akan membahasnya satu persatu.

Bagi peresensi buku

Peresensi buku, melakukan resensi dapat mengasah kemampuan daya pikir kritis karena di dalam resensi akan dicantumkan kelebihan serta kekurangan dari buku yang diresensi. Peresensi tidak mungkin asal-asal dalam menentukan kelebihan serta kekurangan suatu buku, butuh memahami isi buku secara mendalam.

Bagi penulis buku

Dari resensi buku penulis akan memperoleh umpan balik baik itu berupa masukan atau kritikan terkait buku yang telah ia tulis. Dengan kritikan penulis akan berusaha untuk memperbaiki kesalahannya sehingga buku yang akan ia tulis selanjutnya lebih baik dari sebelumnya.

Bagi  penerbit buku

Bagi penerbit resensi dapat membantu memperkenalkan buku-buku terbitannya kepada calon pembeli atau bisa juga disebut sebagai ajang promosi.

Bagi masyarat / pembaca

Bagi masyarat / pembaca, resensi merupakan sarana untuk mencari informasi atau sebagai pertimbangan mengenai layak atau tidaknya sebuah buku untuk dibaca dan dimiliki. Pembaca pun tidak harus merusak segel buku apabila ingin mengetahui tentang apakah buku yang sekiranya ia butuhkan sehingga dapat dipertimbangkan untuk membelinya atau tidak. Karena tidak sedikit orang yang salah ketika membeli buku, buku tersebut kurang cocok dengan apa yang ia butuhkan. Tentunya hal ini sangat tidak diharapkan bukan?

Nah itu ke empat manfaat resensi buku yang bisa di ambil oleh beberapa pihak, Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

About Ummu Puspitasari

4 comments

  1. Lakunya buku karena diresensi juga. Tidak dipungkuri resensi sebagai ajang promosi. Pembaca akan mendapatkan informasi dari resensator. Namun, resensator harus bersifat objektif pada buku yang diresensi.

    • iya bener mas, semua juga butuh promosi agar buku yang dipasarkan bisa best seller dan banyak peminatnya. tapi sesui dengan isi bukunya juga, jika bagus isi tulisan bukunya, maka akan mengikuti penjualan pasarnya .

  2. Tapi sayangnya minat baca dari masyarakat yang kurang jadi penghalang tersendiri. Kadang pembaca justru mencari resensi buku yang memang sudah populer (terkenal lewat film contohnya). Jadi untuk buku buku baru justru kurang peminat kecuali memang orang orang dengan minat baca tinggi.

    • bener sekali tapi alangkah baik nya kita mensupport gerakan untuk mennciptakan gerakan minat membaca bagi diri sendiri dan masyarakat