Home | Artikel | Belajar Fiksi Itu Penting dan Mencerdaskan
Seorang perempuan tengah berkhayal

Belajar Fiksi Itu Penting dan Mencerdaskan

Tinulis ID – Seperti yang kita ketahui bahwa ada dua jenis tulisan yaitu fiksi dan non fiksi. Fiksi merupakan tulisan yang berisi tentang khayalan si penulis, sesuatu yang tidak benar-benar terjadi sedangkan  non fiksi bisa dikatakan kebalikan dari fiksi. Apa yang ditulisan tidak berasal dari khayalan, sesuatu yang benar-benar terjadi.

Tidak sedikit orang yang meremehkan fiksi karena apa yang dituliskan tidaklah benar-benar terjadi terlebih itu adalah imajinasi dari si penulis sendiri. Padahal fiksi merupakan hal yang penting. Tidak akan ada kisah yang nyaris sempurna jika fiksi tidak ada, tidak akan ada kisah yang membuat kita geleng-geleng kepala karena imajinasi si penulis yang luar biasa.

Coba bayangkan jika di dunia ini hanya terdapat tulisan non fiksi! Dunia kepenulisan akan membosankan terlebih bagi anak-anak, remaja atau pun mereka yang kurang suka membaca non fiksi seperti artikel, selera baca setiap orang berbeda-beda. Anak-anak belum mampu mencerna dengan baik tulisan non fiksi, anak-anak identik dengan khayalan mereka yang indah, anak-anak biasanya suka membaca dogeng, cerita anak, fabel dan tulisan-tulisan ringan lainnya yang biasanya bersifat fiksi.

Sama halnya seperti anak-anak, tidak sedikit remaja yang kurang tertarik dengan non fiksi terlebih remaja sekarang. Mereka cenderung menyukai tulisan yang berisi cerita percintaan yang biasanya berasal dari khayalan si penulis.

Meski pun fiksi berasal dari imajinasi tetapi tidak jarang imajinasi si penulis mengandung pesan-pesan moral. Seperti novel fiksi islami karya Asma Nadia yang berjudul “Assalammualaikum Beijing” . Novel ini sukses di pasaran bahkan sampai di flimkan. Novel ini mengandung banyak pesan diantaranya adalah pesan kesabaran serta mensyukuri setiap keadaan.

Demikian bahasan Belajar Fiksi Itu Penting dan Mencerdaskan Semoga bermanfaat.

About Ummu Puspitasari

2 comments

  1. TelunjukJempol

    Bisa buat belajar diksi juga..
    Menarik artikelnya..