Media Informasi Terkini

Contoh Teks Eksplanasi Ilmiah dalam Dunia Pendidikan

0 34

Contoh Teks Eksplanasi Ilmiah Contoh-Metamorfosis-Pada-Kupu-Kupu.jpg

Contoh Teks Eksplanasi Ilmiah dalam Dunia Pendidikan – Teks eksplanasi adalah teks yang berfungsi menjelaskan tentang suatu hal atau peristiwa baik alam maupun sosial dan mengandung ilmu pengetahuan. Salah satu sifat teks eksplanasi adalah unsur ilmiah.

Di dalam sebuah teks eksplanasi, mengapa dan bagaimana suatu peristiwa dijelaskan dengan disertai prosesnya.

Dilansir dari situs Pendidikanpedia, ada 3 struktur teks eksplanasi, yaitu:

  1. Pernyataan Umum
  2. Deretan Penjelas
  3. Interpretasi

Contoh Teks Eksplanasi Ilmiah

Contoh Teks Eksplanasi IlmiahAgar kamu bisa memahami materi teks eksplanasi dengan baik, berikut ditampilkan satu contoh teks eksplanasi ilmiah tentang metamorfosis pada tumbuhan beserta strukturnya.

Metamorfosis

1. Pernyataan Umum

Metamorfosis adalah suatu peristiwa di mana hewan berubah ke dalam bentuk dewasanya. Fenomena alam ini terjadi sebagian besar pada spesies serangga, crustacea, amfibi, mollusca, echnodermata dan spesies lainnya.

Perubahan bentuk dalam metamorfosis tidak selalu perubahan bentuk dalam tingkat yang ekstrem atau juga perubahan habitat.

Baca Juga :  Inilah Hal-Hal yang Pasti Dialami Mahasiswa Baru

2. Deretan Penjelas

Ada 2 jenis metamorfosis, yang pertama metamorfosis sempurna dan yang kedua metamorfosis tidak sempurna. Metamorfosis sempurna atau yang juga disebut holometabola biasanya terjadi kepada serangga, misalnya kupu-kupu.

Kupu-kupu menetas dari telur, kemudian berubah menjadi larva atau ulat. Ulat menghabiskan waktunya mengkonsumsi daun, selanjutnya merubah diri menjadi pupa atau kepompong.

Kepompong merupakan semacam selimut yang melindungi ulat dalam waktu beberapa hari. Setelah semua perubahan di dalam kepompong selesai, maka kupu-kupu keluar dari dalam pupa dan mengepakkan sayapnya hingga bisa terbang.

Perubahan dari bentuk ulat jadi kupu-kupu merupakan bentuk metamorfosis sempurna karena perubahan bentuknya terjadi disertai dengan hancurnya tubuh ulat dan hanya menyisakan sedikit sel saja.

Sel-sel itu selanjutnya tumbuh lagi dalam bentuk kupu-kupu yang kemudian keluar dari pupa. Metamorfosis sempurna bisa juga terjadi pada serangga lain selain kupu-kupu.

Kepik dan lalat rumah juga melalui fase pupa ini dan melewati tahap-tahap metamorfosis sempurna.
Sementara itu metamorfosis tidak sempurna adalah proses perubahan bentuk pada hewan yang tidak melewati tahap pupa. Pada proses jenis metamorfosis ini, hewan tentu tidak mengalami perubahan bentuk yang banyak.

Baca Juga :  Keuntungan Memilih Jurusan Teknologi Pangan di Bandung untuk Masa Depan

Yang berubah biasanya hanya ukuran tubuh, tumbuhnya organ-organ baru tertentu seperti sayap, dan penggantian kulit atau yang biasa disebut instar.

Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna di antaranya kecoa dan belalang. Awalnya belalang menetas dari sebuah telur, lalu berubah menjadi nimfa atau larva dan tumbuh semakin besar hingga menjadi belalang dewasa atau yang disebut juga imago.

Perubahan dari bentuk nimfa ke belalang dewasa tidak mengubah makanan dan habitatnya. Hewan ini tetap berhabitat di pepohonan, makanannya daun dan bernafas menggunakan trakea. Selain terjadi pada serangga, metamorfosis juga bisa terjadi pada hewan amfibi.

Contohnya katak. Katak yang merupakan hewan amfibi juga melewati proses metamorfosis yang merubah bentuknya dari semula telur sampai menjadi katak dewasa. Katak betina yang dewasa, meninggalkan telurnya di air.

Baca Juga :  Inilah Hal-Hal yang Pasti Dialami Mahasiswa Baru

Kemudian setelah 10 hari, telur-telur itu akan menetas dan menghasilkan berudu. Berudu bentuknya seperti ikan kecil dan habitatnya berada di bawah permukaan air. Barulah setelah 2 hari menetas, insang akan tumbuh pada berudu yang berfungsi sebagai insan pernafasan dalam air. Butuh 3 minggu untuk tahap ini berlangsung secara sempurna.

Setelah selesai 3 minggu, insang akan ditutupi oleh kulit dengan sendirinya. Dan saat usianya 8 minggu, kaki belakang pada berudu mulai tumbuh, begitupun kaki depannya. Ketika kaki belakang dan depan sudah tumbuh, berudu telah bermetamorfosis menjadi katak berekor.

3. Interpretasi

Proses metamorfosis ini terjadi secara alami pada beberapa hewan dan akan terus terjadi agar hewan dapat mencapai bentuknya yang sempurna.

Itulah contoh teks eksplanasi ilmiah tentang metamorfosis. Pastikan kamu juga membaca contoh teks eksplanasi beserta strukturnya yang lain supaya benar-benar paham mengenai materi tentang teks eksplanasi ini.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More