Artikel Gaya Hidup

Bingung? Ini Dia Cara Berhenti Donasi Unicef

Bingung? Ini Dia Cara Berhenti Donasi Unicef – Bagi kebanyakan orang memberikan bantuan berwujud sumbangan banyak dilakukan. Terlebih, dengan jumlah yang tak ditentukan. Apalagi terhadap lembaga dunia yang menaungi anak-anak secara internasional. Namun, tak dipungkiri banyak pula yang ingin tahu cara berhenti donasi UNICEF, agaknya tak membuat lembaga ini surut. Justru makin berkembang dengan pesat.

Lembaga ini ditengarai telah mengabdi di Tanah Air lebih dari 61 tahun. Melalui bantuan sumbangan dari pemerintah juga masyarakat, lembaga ini mendukung guna mengutamakan anak-anak akan perkembangan, perlindungan serta keberlangsungan hidup mereka. Sehingga dipastikan tak akan ada anak-anak yang tertinggal berkenaan dengan masalah tersebut. Yang terpenting, lembaga ini tetap akan terus memberikan caranya menyumbang juga berhenti.

Kependekan dari United Nations International Children’sEmergencyFund, ini Didirikan pada tahun 1948 dimana Indonesia baru merdeka. Bertujuan sebagai lembaga yang memberikan bantuan makanan serta kesehatan darurat bagi negara-negara yang terdampak Perang Dunia II, utamanya bagi anak-anak.

Mudahnya Cara Berhenti Donasi UNICEF

Awalnya lembaga ini berfokus pada penyediaan bantuan darurat khusus masyarakat di Lombok tahun 1948. Namun, kemudian tahun 1949, lembaga ini bekerja sama dengan RI guna membangun dapur susu di wilayah Yogyakarta. Sehingga kiprahnya memang cukup diakui di Indonesia juga dunia.

Bagi lembaga skala internasional ini, bantuan sumbangan merupakan hal yang utama dalam upaya untuk melindungi serta mempromosikan hak-hak guna mencapai potensi penuh anak-anak khususnya di Indonesia. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang adil. Maka dari itu peran badan usaha juga masyarakat untuk bergabung menjadi donatur mempunyai dampak nyata bagi kehidupan anak-anak di Indonesia. Keberadaan donatur ini akan membantu mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi kehidupan anak-anak di seluruh dunia. Namun, jika donatur rutin ingin mengundurkan diri, ada pula cara berhenti donasi UNICEF dengan mudah.

Saat ini menjadi donatur dapat dilakukan secara online melalui desktop atau smartphone kesayangan melalui situs www.supportunicefindonesia.org. Anda bisa pilih tipe serta cara menyumbang dengan melengkapi identitas. Hal ini bertujuan agar bisa bergabung dengan lembaga ini di Indonesia khususnya dalam membantu anak-anak.

Khusus untuk donatur rutin syarat utamanya ialah harus memiliki kartu kredit yang mana nantinya akan dilakukan auto debit per bulannya. Sebagai informasi, lembaga ini begitu menghargai langkah Anda menjadi donatur rutinnya. Sehingga layanan ini bisa diberhentikan sewaktu-waktu sesuai keinginan Anda. Jika Anda tidak ingin lagi menyumbang, maka berikut tata caranya.

  1. Anda bisa menghubungi layanan donatur (021) 8066 2100 pada Jam Operasional aktif dengan jadwal hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 17.00 (dianjurkan).
  2. Cara kedua ialah dengan mengirimkan email ke alamat : ids.donorlove@unicef.org jangan lupa untuk menuliskan subyek permohonan berhenti sebagai donatur rutin.
  3. Setelah itu, pastikan Anda telah mengisi data-data yang benar sesuai saat Anda mendaftar pertama kali sebagai donatur. Kemudian Anda tinggal mengikuti petunjuk yang dianjurkan web resminya. Disana Anda akan dibimbing bagaimana menonaktifkan bantuan Anda sebagai donatur.

Menjadi donatur itu suatu pilihan, apalagi jika berguna bagi kemaslahatan bersama. Tentunya tak ada masalah jika harus membagikan sejumlah nominal bagi kesejahteraan hidup orang lain. Karena sejatinya berbagi tak akan membuat kita menjadi miskin. Justru bisa membuat harta dan rezeki semakin lapang.

Nah, sudah tahu bukan, cara berhenti donasi UNICEF? Segera meluncur ke web resminya ya, dan dapatkan informasi lengkap seputar lembaga skala internasional beserta kiprahnya di bumi Indonesia.

Bingung? Ini Dia Cara Berhenti Donasi Unicef

Bingung? Ini Dia Cara Berhenti Donasi Unicef - Bagi kebanyakan orang memberikan bantuan berwujud sumbangan banyak dilakukan. Terlebih, dengan jumlah yang t

Editor's Rating:

Post Comment