Belajar Ngeblog Bareng Makroni Ngehe

Belajar Ngeblog Bareng Makroni Ngehe

Belajar Ngeblog Bareng Makroni Ngehe – Bisnis Kuliner adalah salah satu ladang bisnis yang memang tak ada matinya. Repeat order yang tinggi karena menjadi salah satu kebutuhan primer turut mendukung kesuksesan bidang bisnis yang satu ini. Dibarengi dengan inovasi rasa yang unik dan kreatif, biasanya bisnis kuliner dapat bertahan kala menghadapi badai persaingan bisnis yang ketat.

Siapa sih yang tak kenal dengan salah satu makanan ringan sebagai cemilan ini yang sedang booming di negeri lautan (jakarta) sudah tak asing lagi bila mendengar kata makroni ngehe.

Saya sudah beberapa kali merasakan pedas nya makroni ngehe ini, sampai ketagihan deh rasa dilidah masih berasa. Rasanya tak cukup hanya membeli sebungkus saja, karena kenapa ? rasanya maknyos, sedap, kriuk dan pedasnya. ngeeeheeeeeeeee.

BACA JUGA:

Untuk kalian yang berada diluar kota selain jakarta, kebanyakan pasti belom pada tahu iya kan. yuk simak perjalanan mengenai “makroni ngehe”

Tentang Nama Makroni Ngehe

Kata “ngehe” memang biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa kesal terhadap suatu hal. Penggunaan kata ngehe sendiri digunakan untuk menggambarkan rasa pedas pada menu makaroni tersebut.

Baca Juga :  Ujian Kehidupan dan Jawabannya

Hidangan pasta khas Italia ini mulai dikreasikan dengan paduan citarasa pedas kesukaan lidah orang Indonesia. Dan lahirlah Makaroni Ngehe yang menjadi salah satu kuliner booming di kawasan Jakarta beberapa waktu belakangan.

Awal Mula Merintis Bisnis

Mahasiswa asal Tasikmalaya ini mulai merintis bisnis Makaroni Ngehe sejak tanggal 11 Maret 2013. Ide untuk membuka bisnis makaroni pedas tak sengaja ia temukan ketika teman-temannya menyukai rasa makaroni pedas buatannya.

Peluang untuk berbisnis baru mulai terpikirkan berkat saran dari teman-teman yang menyukai kreasi masakannya tersebut. Dari situ, barulah Ali memberanikan diri untuk mulai menjual Makaroni Ngehe di sekitar kawasan kampus.

Kata “ngehe” di sini juga menjadi salah satu bentuk motivasi bagi Ali untuk tidak kembali ke masa-masa sulit yang dulu sering membuatnya mengumpat. Berkat penggunaan nama yang tidak biasa ini, Ali Muharam sebagai perintis Makaroni Ngehe ternyata sukses membuat banyak orang penasaran untuk mencicipi produk kulinernya.

Baca Juga :  Solusi Sejukkan Ruangan Dengan AC Murah Dan Hemat Energi

Inovasi Mas Ali untuk Mempertahankan Produk dan Kesuksesan

Makaroni Ngehe bercitarasa pedas seakan memberikan pilihan baru bagi masyarakat penggemar makanan bercitarasa pedas. Jika beberapa tahun ini hanya produk keripik singkong dan kerupuk yang disajikan dengan citarasa pedas aneka level, maka Makaroni Ngehe jelas berbeda dengan produk-produk tersebut. Perpaduan tekstur makaroni kering dan makaroni basah menjadi salah satu daya tarik jenis kuliner baru yang satu ini.

BACA JUGA:

Ide untuk memberi nama bagi setiap level pedasnya makaroni juga sangat unik. Makaroni Ngehe memiliki variasi level pedas mulai dari #ciwitbutina, #kepretpakendang hingga #pitnahbulilis. Pengalaman pahit yang pernah dialami oleh Ali justru membuatnya terinspirasi untuk menggunakan nama-nama unik untuk menggambarkan level pedas Makaroni Ngehe. Dengan tagline “nagihnya ngehe”, Makaroni Ngehe sukses menyihir para pelanggan yang kebanyakan berasal dari generasi muda.

Untuk urusan mempertahankan kesuksesan bisnis yang sudah diraih, Ali selaku pengagas Makaroni Ngehe mengaku tak memiliki kiat-kiat khusus. Hal yang terus diupayakan Ali adalah menjaga kualitas bisnis secara internal mulai dari pelayanan hingga persiapan bahan baku yang bermutu demi menjaga kualitas rasa.

Baca Juga :  5 Menu Praktis untuk Makan Sahur

Hingga meraih kesuksesan sebesar ini, proses promosi yang dilakukan Makaroni Ngehe juga masih dilakukan dari mulut ke mulut. Dari bisnis kecil-kecilan yang kini semakin maju tersebut, Ali bisa membuka lapangan pekerjaan baru dan mempekerjakan teman-temannya dari kampung halaman.

Hanya butuh uang minimal Rp 5.000 saja kok untuk bisa mencicipi kelezatan Makaroni Ngehe yang begitu legendaris. Rasa yang unik dan harga yang terjangkau sudah jadi kekuatan Makaroni Ngehe untuk meraih hati para pelanggannya.

Untuk menadapatkan makroni ngehe ini bisa langsung datang ke tempat outlet-outlet yang tersebar di kawasan daerah jakarta, salah satunya kalian bisa menemukan di daerah gandaria city alamat outletnya Jl. Sultan Iskandarmuda, Gandaria, Jakarta buka setiap hari mulai pukul 10 pagi sampai dengan pukul 10 malam. atau bisa melalui website makroni ngehe di www.ngehe.com

Demikian juga usia muda tak jadi halangan untuk merintis kesuksesan bisnis kuliner. Setidaknya hal ini sudah dibuktikan oleh pebisnis kuliner camilan pedas Makaroni Ngehe, Ali Muharam yang bisa meraih kesuksesan bisnis kuliner di usia yang sangat muda.

About Bang Oji

Blogger | Internet Marketer Pemula | SEO Enthusiast | Hope and Ideals I want to be a young entrepreneur, professional blogging and be a motivator, inspiration, sharing knowledge and experience for friends.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *